Jose Mourinho Seharusnya Malu Kalah Dari Pep Guardiola

mourinho pogba akur

Pelatih Manchester United Jose Mourinho seharusnya merasa malu karena Manchester United musim ini hanya berada di peringkat kedua dan tertinggal jauh dari rival sekota mereka Manchester CIty. Kemenangan City atas Everton 3-1 tadi malam semakin mendekatkan mereka ke gelar juara LIga Premier Inggris musim ini karena unggul 16 poin dari penghuni urutan kedua Manchester United. Pasukan Pep Guardiola bahkan bisa mengunci gelar tersebut akhir pekan nanti jika mereka bisa mengalahkan TIm Setan Merah di kandang sendiri. Pertandingan yang sangat penting tentunya karena mereka berlaga di depan para pendukungnya dan melawan seteru abadi sekota.

Di lain pihak pasukan Jose Mourinho mungkin berkembang lebih baik di liga domestik musim ini daripada musim kemarin. Musim kemarin Manchester United hanya berada di peringkat enam sementara musim ini mereka kemungkinan besar menjadi runner up. Hal yang mengecewakan adalah mereka bisa menjuarai Liga Europa musim lalu namun kali ini sudah tersingkir dari ajang Liga Champions Eropa di babak 16 besar oleh Sevilla, padahal bermain di kandang sendiri beberapa waktu lalu.

“Mereka mengakhiri musim di posisi keenam musim lalu dan mereka membuat peningkatan musim ini. Tetapi menilai capaian sebuah tim juga bisa dilihat dari cara permainan mereka di lapangan, mereka sudah membuat beberapa perbaikan.”
“Mereka masih berada di dalam tahap transisi, tetapi transisi kali ini bisa dibilang menjadi sangat mahal karena pemain-pemain besar yang mereka datangkan. Para pendukung mereka tentunya banyak yang merasa kecewa, melihat pengeluaran klub di awal musim dan jarak poin yang sangat jauh dari Manchester CIty.”

“Mungkin bisa dilihat peningkatan tetapi saya pikir apa yang mereka capai musim ini masih tetap memalukan untuk Jose Mourinho mengingat jumlah uang yang dia keluarkan dibandingkan tim-tim lainnya.”

“Musim ini beberapa pertandingan yang mereka lalui menunjukkan inkonsistensi permainan yang seharusnya tidak dilakukan oleh sebuah tim besar berisi para pemain mahal. Bahkan tersingkir di Liga Champions di kandang sendiri oleh tim yang bisa dibilang dibawah mereka tentunya ada hal yang salah.”

“Tim ini seperti sedang mengantuk permainan yang sering membosankan dan jarang mendapatkan hasil fantastis tentu saja berbeda dengan rival mereka. Apalagi sering terjadi konflik antara Mourinho dengan para pemain yang dikritiknya, hal ini bisa membuat para fans marah.”

“Guardiola dan Mourinho sama-sama menghabiskan banyak uang untuk membangun tim dimana Guardiola bisa membuat tim yang bermain dengan indah, semua orang tentu memakluminya. Jika kita berada di dalam pihak yang netral maka tentu kita lebih suka melihat permainan Manchester City.”

Akan tetapi hal yang berbeda juga dilontarkan oleh beberapa pihak yang menganggap kesulitan yang dialami oleh Mourinho karena peninggalan para pelatih Manchester United sebelumnya seperti David Moyes dan Louis Van Gaal dimana dia harus memulai pondasi baru dalam tim.

“Dalam beberapa tahun terakhir klub ini memang selalu kesulitan di klasemen, hal ini yang berusaha diperbaiki oleh Mourinho. Dia ingin orang lain melihat posisi klub ini sekarang dibandingkan dulu.”