Jurgen Klopp Bandingkan Salah Dengan Ronaldo

Berita bola pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengatakan pendapatnya tentang perbandingan Mo Salah dengan Cristiano Ronaldo. Kedua pemain ini akan saling berhadapan saat membela timnya masing-masing di final Liga Champions 26 Mei nanti di Kiev. Ronaldo sudah mencetak 42 gol di semua kompetisi pada musim ini sementara Salah unggul sedikit dengan torehan 44 gol di musim perdananya membela Liverpool.

Selain perbandingan jumlah gol yang sudah dilesakkan keduanya, dua pemain ini juga dianggap paling berpotensi dalam meraih gelar Ballon d’Or Musim ini tetapi Klopp meyakini bahwa tidak ada rivalitas pribadi antara kedua pemain tersebut.

Klopp mengatakan dalam website resmi Liverpool, “mereka berdua memiliki kualitas yang hebat, ini bukan tentang memiliki skill individu yang lebih baik, tetapi bagaimana mereka bisa bermain lebih baik di lapangan. Untuk bisa melakukan hal itu secara maksimal maka anda butuh rekan-rekan setim lainnya.”

Klopp mengakui bahwa Salah tampil sangat memukau musim ini, di lain pihak dia juga menyebut bahwa penyerang Timnas Mesir tersebut masih jauh di bawah Ronaldo ataupun Messi. Dua pemain langganan gelar terbaik di dunia ini sudah sering mencetak lebih dari 40 gol dalam semusim sejak satu dekade terakhir. Untuk berada di level mereka Mo Salah harus bisa mempertahankan permainannya musim ini atau bahkan lebih baik lagi.

Dia menambahkan “Mo bermain fantastis musim ini tetapi Cristiano sudah melakukannya selama 15 tahun ini, dia sudah mencetak sangat banyak gol mungkin 47 ribuan pokoknya angka yang sangat gila.”

“Kenapa kita harus membandingkan keduanya? Di jaman Pele masih bermain tidak ada orang yang membanding-bandingkannya dengan pemain lain.”

“Sekarang kita memiliki Lionel Messi dan Ronaldo, mereka mendominasi dunia sepakbola dalam beberapa tahun terakhir dan masih banyak nama pemain lainnya yang  juga hebat.”

“Messi dan Ronaldo sangat sering menjejakkan kaki mereka di laga final suatu kompetisi dan mencetak gol di saat-saat penting, itu sangat sulit dilakukan oleh pemain biasa. Itulah kenapa mereka menjadi pemain terbaik dunia berturut-turut.”

“Ballon d’Or selalu menjadi giliran mereka dan itu sangat layak, saya membayangkan ketika mereka berdua pensiun sebagai pemain pasti kita akan merindukan penampilannya di lapangan.”

Author: adminsk
Tags