Mikel Arteta Calon Kuat Pelatih Arsenal

Mikel Arteta menjadi kandidat kuat untuk meneruskan suksesi Arsene Wenger di Arsenal meskipun dirinya belum memiliki pengalaman menduduki kursi kepala pelatih. Penunjukkannya jika benar akan menjadi pertaruhan bagi manajemen Arsenal, namun Arteta sudah membuktikan kapasitas dirinya dalam berbagai kesempatan. Sejak masih berusia 22 tahun dan baru datang ke Everton, dirinya sudah terkenal suka mengeluarkan pendapatnya di ruang ganti dan membantu pelatih meracik strategi yang tepat kala itu David Moyes masih menjadi pelatih kepala.

Mantan rekan setim Arteta Alan Stubbs mengatakan, “Mikel selalu memiliki opini dan review yang baik tentang permainan tim. Dia tidak pernah ragu untuk maju kedepan dan mengatakan sesuatu kepada rekan-rekannya satu tim. Apa yang tidak dilakukan dengan baik oleh tim atau apa yang harus dilakukan agar bisa lebih baik.”

“Beberapa orang akan setuju dan beberapa orang lainnya tidak setuju, tetapi diskusi yang dilakukan sangat membangun dan yang terpenting dia bukan pemain tertua waktu itu namun dia tidak takut untuk membawa perubahan untuk kepentingan tim. Mikel memiliki visi yang bagus dan dibutuhkan oleh tim.”

Tak hanya mampu mengeluarkan pendapatnya di ruang ganti, Arteta juga dinilai mampu menjalankan perannya di lapangan dengan sangat baik. Pemain asal Spanyol ini sering dipuji oleh Pep Guardiola dan Mauricio Pochettino.

“Dia sangat profesional dan fokus, sangat jelas bahwa dia memiliki kecerdasan bermain yang sangat bagus. Dia adalah tipe pemain yang ingin mendapatkan bola dan mendikte permainan. Meniliki ke belakang saat-saat itu mungkin menjadi waktu dimana pondasinya dalam mengamati sebuah permainan di lapangan terasah.”

Dua tahun setelah mengakhiri karirnya dari Arsenal dia bergabung dengan mantan pelatihnya menjadi asisten Pep Guardiola di Manchester City. Prestasi The Citizens yang menjuarai Liga Premier Inggris dengan capaian impresif musim ini membuatnya santer dikabarkan akan kembali ke Arsenal di posisi pelatih kepala.

Sebagian pendukung fanatik Arsenal yang merasa klubnya kurang berprestasi dalam beberapa tahun terakhir tentu ingin klubnya mendatangkan pelatih pengganti seperti Massimiliano Allegri atau Luis Enrique yang memang sudah terbukti dan berpengalaman. Dibandingkan dengan Arteta yang masih seperti anak bawang, kedua pelatih kenamaan tersebut sudah sering membawa timnya menjadi juara di berbagai ajang.

“Rekan-rekan setim saya semua selalu memprediksikan dengan kemampuan yang dimilikinya Mikel akan menjadi pelatih yang hebat.”

“Saya tahu pekerjaan seorang pelatih dan saya tahu betapa beratnya itu, khususnya ketika saya masih bermain dan melihat kerja pelatih, berapa jam yang dia dedikasikan setiap harinya. Seorang pelatih bahkan harus mengorbankan waktu yang dia miliki bersama keluarga demi kepentingan tim.”

“Filosofi saya sangat jelas, saya akan membuat setiap pemain dalam tim bekerja 120% dan saat bekerja adalah saat bekerja, saat bersenang-senang saya akan menjadi yang pertama. Komitmen merupakan hal terpenting dan vital dalam sebuah tim,” ungkap Arteta kala masih berusia 32 tahun.

“Lalu saya menginginkan sepakbola yang ekspresif, menghibur dan saya tidak suka permainan sepakbola yang hanya bertahan menunggu setiap serangan lawan. Kami harus mendikte pertandingan dan menjadi tim yang mengambil inisiatif dan menghibur semua penonton yang hadir ke stadion.”

Bos Arsenal, Ivan Gazidis bulan lalu menyatakan bahwa dirinya akan mengganti sosok pengganti Wenger yang memiliki passion kuat dalam sepakbola, cerdas dan mampu memimpin timnya ke arah yang baru. Wenger juga dikabarkan sudah setuju jika manajemen memutuskan untuk memilih Arteta diantara kandidat lainnya.

Arteta tumbuh sebagai pemain sepakbola profesional di Barcelona dan memiliki gaya bermain indah khas La Masia. Namun hal yang penting adalah dirinya mampu beradaptasi dengan gaya bermain yang berbeda. Saat berusia 22 tahun dia sudah bermain untuk 4 tim dari negara yang berbeda, saat di Everton dan Rangers timnya bermain dengan cara yang sangat berbeda dibandingkan Barcelona.

Berita sepakbola Arteta mengungkapkan beberapa tahun lalu bahwa sangat penting untuk bisa beradaptasi dan fleksibel. Sangat penting untuk memiliki prinsip dan sistem utama, namun kita harus bisa mengembangkannya sesuai dengan kebutuhan melihat tim lawan, skuad tim yang dimiliki dan lain-lain.

“Sangat penting untuk menganalisa para pemain yang kita miliki karena kita tidak bisa selalu memainkan gaya permainan yang sama dengan pemain yang berbeda. Tiap pemain memiliki karakter dan kemampuan yang berbeda, hal ini bisa membantu kita dalam mengubah strategi dan pendekatan terhadap pertandingan yang diperlukan.”

Author: adminsk
Tags