Ryan Giggs : Gareth Bale Harus Bertahan Di Real Madrid

Gareth Bale vs Ryan Giggs

Mantan pemain bintang Manchester United, Ryan Giggs mengungkapkan bahwa Gareth Bale seharusnya tetap bertahan di Real Madrid di akhir musim ini. Pernyataan ini muncul karena media di Inggris dan Spanyol menyebutkan kemungkinan Bale untuk kembali merumput bersama klub Inggris musim depan.

Bale mencetak rekor bersama Timnas Wales pada pertandingan persahabatan lawan Cina yang berkesudahan dengan kemenangan 6-0 tadi malam. Pertandingan semalam juga menjadi pertandingan pertama Ryan Giggs sebagai pelatih Timnas Wales di ajang internasional.

Mantan pemain Tottenham Hotspur ini kesulitan untuk mendapatkan tempat utama di Real Madrid dibawah pelatih Zinedine Zidane musim ini. Namun Giggsy menyatakan bahwa pemain berusia 29 tahun tersebut akan lebih tepat jika tetap bertahan di Madrid.

Saat sebelum Real Madrid menyingkirkan PSG di ajang Liga Champions Eropa kemarin, Giggs juga sempat mengungkapkan bahwa dirinya ingin melihat Bale bermain dan mengalahkan PSG.
“Ketika berada di sebuah klub seperti Real Madrid, akan ada aura yang berbeda, aura yang hanya beberapa klub besar saja yang memilikinya.”

“Jadi tentu saja kita ingin terus bertahan di sebuah klub seperti itu, dia sudah memenangkan 3 gelar juara Liga Champions Eropa, itu sebuah bukti. Ketika bermain untuk sebuah klub seperti itu, apa yang kita inginkan adalah kemenangan di setiap pertandingan.”

Ryan Giggs mengakui bahwa dirinya masih terus beradaptasi dan mengembangkan dirinya sebagai pelatih, setelah di tahun 2014 menjadi pelatih sementara Manchester United yang memecat David Moyes dan menjadi asisten pelatih Louis Van Gaal selama 2 tahun.

“Saya belajar banyak ketika berada di jajaran staf pelatih Manchester United dan tentang betapa sepinya menjadi seorang pelatih.”

“Ketika pintu kantor sudah terkunci dan para staf sudah pulang, kita hanya sendiri untuk berpikir. Tentu saja sangat nyaman ketika kita berada di sekililing orang-orang yang kita kenal dan kita percaya kepada orang-orang tersebut, tetapi menjadi pelatih harus terbiasa dengan keadaan yang sepi.”

Untuk orang yang menjadi legenda hidup di Manchester United yang pensiun di usia 40 tahun ini, belajar dari rekan sesama pelatih dan pemain adalah hal yang sangat penting. Dia banyak belajar khususnya setelah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Wales.

“Saya bermain sebagai pemain profesional hingga umur 40 tahun, dan saya mendapatkan lisensi kepelatihan sejak saat saya masih aktif. Pengalaman saya sebagai pelatih masih sangat kurang, namun saya selalu berusaha untuk belajar dan bisa berbagi pengalaman dengan rekan-rekan yang lain sangat menguntungkan.”