mauricio pochettino

Tottenham Miliki Rekor Buruk Jika Bertandang Ke Markas Liverpool

Tottenham Hotspur akan bertandang ke markas Liverpool, Stadion Anfield dalam laga lanjuta Liga Premier Inggris akhir pekan ini. Tottenham sendiri sedang memiliki kepercayaan diri yang tinggi setelah menang atas Manchester United 2-0 tengah pekan kemarin. Akan tetapi rekor pertemuan kedua tim jika bermain di Anfield kurang menguntungkan bagi Tottenham Hotspur.

Musim ini anak buah Mauricio Pochettino tampil kurang impresif dan sementara berada di posisi ke-5 klasemen sementara Liga Premier Inggris. Mereka tentu saja mengincar kemenangan di pertandingan nanti agar bisa kembali masuk ke dalam posisi 4 besar.

Meskipun Tottenham telah mengalahkan Liverpool 4-1 di Stadion Wembley, itu merupakan kemenangan yang jarang didapatkan mereka dalam beberapa pertemuan terakhir. Dalam 10 pertandingan sebelumnya antara kedua tim, Tottenham tidak pernah meraih kemenangan termasuk kekalahan telak 5-0 di White Hart Lane pada Desember 2013.

Rekor pertemuan kedua tim di Anfield lebih tidak seimbang lagi dimana dari 25 pertandingan keduanya, Liverpool hanya dua kali menelan kekalahan. Kali terakhir Tottenham meraih kemenangan adalah pada bulan Mei 2011 lalu ketika masih ada Luka Modric dan Van Der Vaart.

Jika ingin meraih kemenangan di markas The Reds nanti, pasukan Pochettino diharapkan bermain lebih spartan dan harus bisa memanfaatkan celah yang dimiliki Liverpool. Dalam beberapa pertandingan sebelumnya terlihat Liverpool sering membuat kesalahan di barisan belakang. Hal ini yang bisa dieksploitasi oleh tim tamu seperti apa yang sudah dilakukan oleh Swansea City akhir pekan lalu.

Harry Kane akan tetap menjadi andalan Mauricio Pochettino pada pertandingan nanti. Kecepatan dan penyelesaian akhir yang bagus menjadi andalan pemain Timnas Inggris tersebut. Di belakangnya barisan pemain tengah seperti Song Heung Min dan Delle Ali akan menjadi penyokong serangan dengan kecepatan dan tenaga mereka dalam menyisir lapangan.

Di sisi lain tuan rumah yang baru saja kehilangan COutinho yang pindah ke Barcelona di bursa transfer musim dingin ini tentu saja ingin segera bangkit dengan skuad yang mereka miliki. Mohammed Salah, Firminho dan Sadio Mane menjadi trisula di barisan penyerangan akan memberikan efek serangan yang lebih berbahaya di pertandingan nanti. Di lain pihak barisan belakang dan tengah harus bisa diimbangi dan dipikirkan strateginya oleh Klopp jika tidak ingin kecolongan di laga nanti.

Previous Post Next Post

You Might Also Like