Kepala Matador Spanyol Selalu Buat Jerman Menangis

Ibarat Matador, timnas Spanyol selalu menang dalam duel-duel udara. Ya, kepala banteng seolah jadi momok menakutkan lawan. Matador adalah tradisi adu banteng tradisional ala Spanyol yang yang terdiri dari seorang Torero,pelaku utama dalam pertunjukan pertarungan manusia melawan banteng di Spanyol

Spanyol mengamankan kemenangan atas Jerman dalam Euro 2024 berkat gol sundulan Mikel Merino di menit-menit akhir. Gol ini mengingatkan pada momen serupa saat Carles Puyol mencetak gol tunggal melawan Jerman di semifinal Piala Dunia 2010, memastikan Spanyol mencapai final untuk pertama kalinya. Kedua gol tersebut menghancurkan ambisi Jerman pada menit terakhir, untuk mencapai final dan menandai kekuatan Spanyol dalam momen krusial. Sepertinya Jerman selalu menangis ‘ditanduk’ banteng Matador Spanyol.
Kemenangan Spanyol atas Jerman, Jumat (5/7) pada babak perempat final Euro 2024 dipastikan setelah Mikel Merino meyumbang gol melalui sundulan kerasnya di menit-menit akhir. Heading Morino membuat Spanyol melenggang ke babak semifinal. Gol ini membuat Jerman sebagai tim berlambang 4 bintang itu harus mengubur mimpinya meraih gelar juara Euro dan dipermalukan di kandang sendiri.
Gol yang diciptakan Merino ini mengingatkan fans La Furia Roja pada momen serupa yang dibuat Puyol saat Spanyol vs Jerman pada babak semifinal Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Gol tunggal yang diciptakan oleh pemain dengan postur tubuh tegap dan berambut kriting ini membuat Spanyol berhasil mengamankan posisi di babak final untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola Spanyol.

Pada Euro 2024, Mikel Merino juga mencetak gol sundulan keras yang mengingatkan pada gol Puyol tersebut. Dalam pertandingan melawan Jerman, Merino mencetak gol pada menit ke-120, setelah menyambut umpan silang Rodrigo. Pemain yang merumput bersama klub Real Sociedad, yang berposisi sebagai gelandang tengah ini dengan sundulan yang keras dan akurat, akhirnya membuat Jerman menangis di depan pendukungnya sendiri.
Dua gol yang nyaris mirip ini sama-sama menghancurkan ambisi Jerman pada menit terakhir pertandingan. Gol yang tercipta melalui heading keras ini dari situasi tendangan sudut dan umpan silang menunjukan bahwa kekuatan Spanyol di duel udara sering merepotkan lawan. Di laman Bola.net disebutkan bahwa selama pertandingan Piala Eropa bergulir, Spanyol telah mencetak sebanyak 15 gol dan lebih dari 3 gol yang tercipta lewat heading, keseimbangan saat duel udara antar Spanyol dan pemain lawan menjadi keunggulan bagi mereka, untuk menangkap bola dengan sundulan kepala dan sangat mempengaruhi hasil dari pertandingan penting tesebut.
Kedua gol ini kemudian menjadi sejarah bagi Puyol dan Merino dalam perjalanan karier mereka, karena menempatkan Spanyol untuk mendapatkan posisi penting pada turnamen Internasional tersebut. (Ananda Rizky Syafitri)


Spanyol gak ada obat!
🔥🔥